Comments : 4 (Arsip Artikel Lainnya)

Beberapa hari yg lalu saya sempat berdiskusi tentang e-commerce di Indonesia, kondisinya saat ini dan masa depannya.

E-commerce atau electronic commerce secara sederhana bisa diartikan sebagai kegiatan/transaksi jual beli secara elektronik .

Kegiatan jual beli yang terjadi IDENTIK dengan yag terjadi pada kegiatan jual beli secara konvensional. Perbedaan hanya terjadi dimana pembayaran, atau penyampaian produk dilakukan secara electronik atau online dengan Internet.

Menurut buku e-commerce terbitan Person Halls, e-commerce ini pertama kali dilakukan mulai tahun 1994. atau sekitar 13 tahun yg lalu.

Di Amerika tahun 2003, dilaporkan telah terjadi transaksi e-commerce sebesar 12.2$ billion (sumber : Forrester Research).

Di  Indonesia dan juga di beberapa negara berkembang lainnya e-commerce mengalami beberapa kendala.

Menurut pengamatan saya, beberapa kendala tersebut diantaranya digolongkan kedalam
1. Kendala Infrastruktur
2. Kendala Suprastruktur
3. Kendala SDM

1. Infrastruktur
     Ketersediaan internet yg murah masih menghambat banyak orang untuk mengakses internet. Jangankan untuk melakukan transaksi. sekedar untuk menggunakan saja harus merogoh kocek yg cukup banyak. Setidaknya untuk bisa menggunakan internet harus ada PC+Modem+sambungan telp.  Warnet juga belum begitu banyak tersedia.

2. Suprastruktur
    Dalam hal ini peraturan dan perundangan, atau regulasi pemerintah yang akan melindungi kegiatan e-commerce.  Cyber Law perlu di buat.  beberapa link ttg cyber law [1] dan [2]

3. Kendala SDM
    dalam hal ini selain masalah penguasaan teknologi dan bahasa saja, yg saya soroti juga masalah MINDSET dan MENTAL.
MINDSET : Masih banyak  yg berfikir melakukan transaksi elektronik sangat berbahaya dan sebaiknya di hindari. (mindset ini ada juga dipengaruhi oleh pengetahuan teknologi yg rendah)
MENTAL : sementara banyak orang-orang pinter kita yang memiliki mental yg kurang sehat, melakukan transaksi ilegal misalnya dengan carding dll. Hal ini memperburuk kepercayaan lembaga keuangan asing terhadap Indonesia.

Secara umum kondisi nya di Indonesia masih sangat memprihatinkan.

Saya cukup bangga melihat beberapa pioneer dari Indonesia yg mencoba menembus batas pasar dunia dengan menggunakan Internet. saya melihat banyak teman-teman dari Indonesia yg mulai menggunakan jasa e-marketplace macam alibaba atau indonetwork utk mempromosikan bisnis nya. (baca tentang e-marketplace di sini)

Walaupun masih banyak yang harus diperbaiki, Untuk kondisi kedepan saya pribadi sangat optimis.



Mohon Komentar dan pendapat Anda.

Salam


YUAN YUDISTIRA




Jumlah Pembaca : 1319
toidin:

Seperti apa yang saya baca, bahwa masyrakat indonesia, masih banyak yang belum memakai internet dan yang ada dalam benak mereka internet hanya untuk lihat2 saja, tanpa da hal lain yang lebih baik, padahal siapa yang menguasai internet layaknya Dunia dlm genggaman,

Time Stamp :2007-03-13 04:36:34

Steve:

Memang benar apa yang dikemukakan teman kita diatas. Kebebasan dan keamanan melakukan transaksi di internet untuk wilayah Indonesia merupakan sesuatu yang harus terus kita perjuangkan. Baru-baru ini kami di Batam telah melakukan seminar berkaitan dengan internet marketing. Salah satu tujuannya adalah memberikan gambaran kepada masyarakat tentang peluang yang begitu besar yang belum tergarap secara optimal di internet. Saya yakin dalam waktu tidak lama lagi, masyarakat Indonesia secara umum akan mulai terbuka pikirannya dan mudah2an hal ini dapat membantu bangsa kita keluar dari keterpurukannya. Keep spirit, Maju terus dunia cyber Indonesia. G0..GO..GO...

Time Stamp :2007-03-22 02:21:51

:

Saya ucapin makasih ats artikel anda.sejujurnya artikel anda dpt sy jdikan referensi utk tgs kuliah sy.bukn brmksud untk yg engga2.tpi intisari dri artikel mengenai Kendala trsbut yg mnarik prhatian sy.terima kasih.

Time Stamp :2007-04-15 16:26:40

:

Time Stamp :2007-12-01 03:18:42

Tulis Commentar: